Senja Indonesia

#FFRabu – Hanya Sekali

“Sudah, tak usah dibahas lagi.”

Kami pun terdiam mendengar ucapan Mita, si gadis “terserah”. Baru kali ini dia bisa tegas, tidak lagi terserah atas keputusan kami.

“Ya tapi kan Mit, itu asap Mit. Masa sih…”

Aku mencoba memberikan argumenku.

“Lah memangnya kenapa? Gak apa. Sekali ini aja kan?”

Dinda menatapku heran, bukan heran padaku, tapi pada kelakuan Mita.

“Mit, lo gak kenapa-napa kan?”

Dinda menyentuh kening Mita, memastikan.

Mita menyingkirkan tangan Dinda dari keningnya.

“Ih, memangnya kenapa sih? Ayo ah, kita jalan sekarang. Asap, kami datang.”

Aku dan Dinda pun mengikuti Mita ke warung yang terkenal dengan kangkung asap itu.

***

Jumlah 100 kata. Untuk tantangan #FFRabu dengan topik asap di twitter @MondayFF

32 Comments

  1. Kupikir asap itu as soon as possible, ternyata… *ngomong ke diri sendiri: asap Gar, asap, pikiran lo jauh amat dah…* :hehe.
    Dan saya baru tahu dong kalau ada makanan namanya kangkung asap. Betulkah, kangkung diasapi? Wuaduh, kudet benar saya ini… kangkung asap tidak tahu, daging asap pun tak pernah makan :huhu :sedih.

      1. Heh? Waduh, saya minta maaf Mas, bukan maksut saya membuat Mas berpikir seperti itu, saya cuma baru tahu kalau ada kangkung asap. Maaf yang sebesar-besarnya ya Mas. Besok-besok nggak kayak gini lagi deh. Maaf, ya? :huhu.

        1. Hahahaha. Gara… duh gak gitulah. Bukan kok. Cuma kalau nulis FF kan harus yg dipahami orang. Jadi yang saya tulis kan kurang dipahami. Gagal saya rasa secara personal. Bukan karena kamu. Beberapa dah bilang kok.

Tinggalkan Balasan ke rizzaumami Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.