Penulis: Gadis Senja

PERGI, AKU BENCI KAMU!

Handi: “Pergi, aku benci kamu!” Erika melempar bantal ke arahku. Ini sudah kesekian kalinya dia mengamuk. Padahal, lagi-lagi masalahnya sepele. Kali ini soal makanan. Erika harus mengikuti pola diet berupa makanan organik. Lebih banyak sayur …

“SENJA TERAKHIR 2016”

Perayaan Tahun Baru 2017 akan terjadi dalam waktu dekat ini. Seperti biasa, ada yang memilih pergi clubbing bareng teman-teman segeng atau pacar mereka di tempat nongkrong paling happening di pusat kota. Ada yang akan menginap …

Papa, Aku dan Senja Itu….

Ini liburan terakhirku dengan Papa. Seharusnya beliau mau tinggal lebih lama. Kami berdua berdiri di pantai dalam diam, memandang matahari terbenam. Cahaya jingga yang hangat dan lembut itu menyinari kami. Laut yang membentang tenang tanpa …

CERPEN ANNA: “Untuk Mama”

“Untuk Mama” oleh: Anna Natalia Aku sayang Mama. Sayang sekali. Aku nggak mau durhaka dan hanya ingin Mama bahagia. Mama nggak pernah marah kalo aku ketakutan sama sesuatu, apa pun itu. Sejak aku kecil, Mama …

Dari Kami Tentang Kamu… Yeah… KAMU!!!

Aku bertemu dengannya sore itu. Dia juga sama sepertiku, chubby. Bedanya, aku tomboi dan dia lebih modis. Bergaun hitam dipadu jaket kulit hitam dan sandal model gladiator yang juga hitam. Lipstiknya merah menyala. Kacamatanya pun berbingkai hitam. …

Memori Senja Denganmu

Entah apa yang waktu itu membuatku sudi mengikutimu. Membolos kuliah sesiangan itu, hanya untuk cabut sebentar ke mal terdekat. Kita ke sana dengan sedan putih antikmu. Aku, si anak rajin yang bisa dibilang kutu buku. Chubby, nggak …

Merindukan Senja yang Bercerita

Berlawanan dengan mayoritas manusia yang kukenal di zaman itu (dan mungkin juga sekarang), hidupku sebenarnya baru dimulai menjelang senja. Ya, setidaknya itulah pendapatku saat mulai berusia belasan tahun. Bagaimana tidak? Seperti anak-anak lainnya, kegiatanku dari pagi hingga …

Di Bawah Dua Senja

“Senja di sini berlalu terlalu cepat.” “Benarkah?” “Begitulah. ‘Kan sedang musim dingin.” “Oh, iya. Aku lupa. Hahaha.” “Nggak apa-apa. Gimana senja di sana?” “Setiap hari selalu sama. Menjelang pukul empat atau lebih, matahari biasanya baru terbenam. …

Sebuah Penantian Panjang

Kadang hidup adalah sebuah penantian. Semua menunggu, seakan banyak waktu. Termasuk aku, kamu, dan anak-anak. Semuanya. Aku tahu, aku memang tidak sabaran. Kamu pun tahu, bahkan sebelum kita akhirnya menikah. Banyak yang menyebutmu wanita hebat …