Penulis: Indonesia Senja

Hanya seseorang penikmat senja dari Indonesia yang gemar menuliskan perjalanan hidup dalam rantaian fiksi.

Lier

I'm gonna swing from the chandelier, from the chandelier I'm gonna live like tomorrow doesn't exist fiksi tentang...

Lelaki Tua di Tengah Gerimis

Jalanan basah masih terlihat olehku dari sudut warung kopi ini. Di seberang sana sebuah toko dengan beragam kerajinan tangan tampak lengang pembeli. Kuambil lagi sepotong pisang goreng hangat yang dihidangkan pemilik warung.

Lari

Lari... selamatkan dirimu, kak! Teriak Lukas. Andini terus berlari namun malang, dia tak melihat adanya pukulan itu.

#31 – Peluk

“Pa, besok boleh ya… aku mau jalan sama teman. Ke Bandung, ramai-ramai.” Papa yang sedang menonton tivi memalingkan wajahnya padaku. Wajahnya berubah. Ah… not a good time, batinku. Salah langkah ini mah namanya. “Nginep? Sama siapa?” Papa bertanya dengan nada pelan, belum ada tanda marah-marah dalam suaranya. “Iya pa. Nginep, rame-rame kok. …

Prompt #41: Siapa?

“Gila kamu!!!” Benard sudah tak tahan lagi mendengar kisah demi kisah yang diutarakan oleh Siska, gadis yang disukanya sejak masa kuliah dulu. Siska hanya diam sambil menggigit ujung sedotan frappucinno miliknya, sebuah kebiasaan yang justru membuat Benard semakin menyukainya. “Ya, mungkin aku gila, Ben. Tapi itulah kenyataannya. Aku jatuh cinta Ben. Benar-benar jatuh …

Prompt #40: Kukalahkan Kau!

Aku masih ingat kejadian dua bulan lalu. Kulihat orang itu mulai sedikit tenang saat petugas di sekitarnya memasangkan jaket dan tali pengaman di tubuhnya. Para temannya pun mulai bersorak saat orang itu mendekat tepian jembatan itu. Bungee jumping… olahraga nekat pemicu adrenalin katanya. Bagiku, itu adalah olahraga bodoh, hanya membahayakan …