Tag: cinta

#22 – Sinar Matamu

Aku mengangguk memahami ucapan Riza. Mita memang seperti itu, menjauh dari orang yang menyukainya jika dia sendiri tidak menyukainya. Tapi sebagai teman, Mita adalah teman terbaik.

#1 Apalah Arti Menunggu

Hembusan bau tanah yang basah setelah hujan selalu membuatku tenang, tapi nyatanya hari ini… Bau tanah itu hanya membuatku gundah. Kalau ada yang melihatku dari tadi di sini, mungkin mereka sudah berteriak memintaku untuk berhenti mondar-mandir ala setrika yang meluruskan pakaian. Hanya saja, tidak seperti setrika, justru aku malah meruwetkan …

#3 – Rintik Hujan

Rintik hujan menemani perjalananku kali ini. Dari dalam bus AC yang kutumpangi ini, aku bisa melihat tetes demi tetes air di luar sana. Guratan-guratan air membekas di jendela sampingku. Meninggalkan alur air yang tak pernah dapat diduga. Dari ujung berbeda, tiba-tiba saja mereka dapat menyatu dan bermuara di guratan yang …

#5 – Pencuri!!

'Ma, aku kecurian di angkot. Sumpah ma, aku sudah lakukan semua yang mama dan papa suruh. Tas aku peluk di dadaku kok. Lagian dah beberapa bulan kan aku naik angkot. Baru kali ini.' Begitu isi smsku ke mama.

#6 – Dia

Hmmm… Desahku. Hari ini aku kembali melihatnya. Duduk menatap jalan yang masih sepi di pagi ini. Dia hanya duduk dengan earphone yang terpasang di telinganya. Apa yang didengarnya? Apa yang dilihatnya? Apa yang dipikirkannya? Ah… He’s so gorgeous, I love seeing him here. Andai saja dia jadi milikku selamanya… Aku …

#8 – Sial

Tik tok tik tok …. Tulisan yang biasa digunakan untuk menyuarakan jam dalam bentuk kata, bahkan digunakan secara internasional. Aku sendiri jarang sekali menggunakannya. Baru kali ini aku menggunakannya dan masih merasa kurang sreg. Tapi aku masih belum menemukan kata-kata yang dapat menggambarkannya. Walau sekarang terdengar jelas di telingaku detik …

#9 – Mine

Disclaimer: cerita fiksi ini diterbitkan pertama kali di posterous. Berhubung yang satu itu dah ditutup, jadi post di sini. *** “‘Would you be mine?’ Tanya Oscar dengan posisi berlutut di hadapanku sembari memegang telapak tanganku dalam genggamannya. Tak pernah sekalipun aku mengira kalau dia berani melakukan ini. Sungguh di luar …